Peran Perempuan untuk pertumbuhan Ekonomi Keluarga

Peran Perempuan di Kampung Siwi

Sebagai seorang perempuan memiliki batas waktu untuk bekerja karena memiliki kesibukan yang cukup banyak dari hamil, melahirkan, mengurus anak juga kegiatan yang dirumah.
bagi seorang perempuan  berpartisipasi dalam pembangunan adalah cara bekerja untuk membantu perekonomian keluarga, hal ini bukanlah suatu hambatan bagi perempuan. mereka memerlukan pemahaman dan dukungan serta kebijakan yang bisa membantu perempuan agar lebih baik untuk menjadi mandiri dan percaya diri.  melihat kerja-kerja perempuan untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga. maka hal yang diperlukan adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pembekalan dan pelatihan agar memiliki ketrampilan dalam bekerja. diharapakan dengan adanya pembelajaran dan pelatihan sehingga mereka diperkuat dengan ketrampilan-ketrampilan dalam pemenuhan ekonomi keluarga, seperti yang terlihat pada gambar ini. Mama-mama di kampung siwi sedang berdiskusi setelah mereka selesai memanen hasil kacang tanah. Melalui sebuah program kerja bersama, mereka telah menanam kacang tanah dengan luasan 50 x 50 sejak bulan April 2024 hingga saat ini. mereka telah memanen hasil kacang tanahnya dengan jumlah 500 kilo gram. hasil panen tersebut akan dijual perkilogram di Pasar Demini dan toko-toko terdekat untuk kebutuhan ekonomi juga jika dipesan oleh anggota keluarga. 

Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang perekonomian keluarga. Peran ini tidak hanya terlihat dalam pekerjaan formal, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari yang memberi kontribusi nyata bagi keberlangsungan rumah tangga.

1. Kontributor Pendapatan

Banyak perempuan kini bekerja di sektor formal maupun informal, seperti pegawai, pedagang, buruh, guru, atau pengusaha kecil. Penghasilan mereka membantu memenuhi kebutuhan keluarga—mulai dari biaya makan, pendidikan anak, hingga kesehatan.

2. Pengelola Keuangan Rumah Tangga

Dalam banyak keluarga, perempuan berperan sebagai pengatur keuangan. Mereka menentukan prioritas belanja, mengatur pengeluaran, serta menabung untuk kebutuhan mendesak. Peran ini sangat menentukan stabilitas ekonomi keluarga.

3. Pendorong Ekonomi Kreatif

Perempuan sering menjadi motor penggerak usaha kecil dan menengah. Mereka memanfaatkan keterampilan seperti memasak, menjahit, membuat kerajinan, hingga berjualan online. Usaha-usaha ini tidak hanya menambah penghasilan, tetapi juga membuka peluang bagi anggota keluarga lain.

4. Pemberi Stabilitas Sosial dan Emosional

Ekonomi keluarga bukan sekadar angka. Perempuan berperan menjaga keharmonisan keluarga, memberikan dukungan emosional, dan memastikan setiap anggota keluarga dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik. Stabilitas emosional ini sangat mempengaruhi produktivitas dan kondisi ekonomi rumah tangga.

5. Agen Perubahan dan Pendidikan Ekonomi

Perempuan ikut mendidik anak-anak tentang cara mengelola uang, pentingnya bekerja keras, dan nilai-nilai kemandirian. Pengetahuan ini akan membentuk generasi yang lebih bijak secara ekonomi.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah KK sarah Oropa (Kader Malaria) Mengasihi Tanpa Batas

Makna Adat dalam Fashion Show Anak TK, Menanamkan Cinta Budaya Sejak Usia Dini (TK Edelweis)

Harapan Baru, Awal dari Perubahan Hidup